Tiga Menara Regatta Diserahterimakan

Hunian prestisius, Regatta yang berlokasi di Pantai Mutiara Jakarta Utara berhasil menyerahterimakan unit tiga menara kepada penghuni sebagai tahap awal.

“Proses serah terima dilaksanakan sejak November 2008, setiap tower dengan ketinggian 24 lantai memiliki 92 unit apartemen,” kata Direktur Badan Kerja sama Mutiara Buana (BKMB) Suhendro Prabowo di Jakarta, Rabu (22/4).

Proyek Regatta rencananya membangun 10 menara apartemen, sebuah hotel taman air, dan apartemen sewa (serviced apartement) di atas lahan seluasĀ  11 hektare, katanya.

Proyek ini dirancang Tom Wright, Direktur WS Atkins Consultant, konsultan arsitek dan teknik design bertaraf internasional yang terkenal dengan karya Burj Al Arab di Dubai.

Tom merancang Regatta dengan tema Nautical dengan konsep arsitekturĀ  berbentuk layar terkembang dan hotel yang mempresentasikan sebagai mercusuar.

Lebih jauh Suhendro mengatakan Regatta yang terdiri atas tiga menara Dubai, Monte Carlo, dan Miami saat ini 75 persen sudah laku terjual, sementara menara Rio de Janero akan dijadikan sebagai serviced apartement. “Sesuai desainer kami, masing-masing lobi tower menawarkan tema mengikuti nama-nama waterfront city di dunia dengan pemandangan laut,” ujarnya.

Pembangunan tahap kedua meliputi tiga menara apartemen dan taman air, sementara tiga menara terakhir akan dibangun pada tahap ketiga bersama dengan hotel, ujarnya.

Sejak awal dibangun harga apartemen ditawarkan Rp 14-15 juta per meter persegi. Akan tetapi, harga jual saat ini sudah sekitar Rp 20 juta per meter persegi sehingga sebagai investasi sangat menguntungkan, ujarnya.

Serah terima kunci penghuni diwakili pengusaha pemilik Telesindo Mulia Hengky Setiawan dan pengusaha pemilik Mustika Ratu Muryati Sudibyo yang masing-masing memiliki unit di Regatta.

Hengky yang memiliki apartemen tipe 245 mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan karena cukup dengan mengangsur 80 kali pembayaran tanpa bunga sudah dapat memiliki apartemen. Dia mengaku akan menjadikan apartemen ini sebagai investasi karena sebelumnya sudah memiliki rumah di kawasan Pantai Mutiara.

Sementara itu Ketua Umum REI, Teguh Satria mengatakan, pembangunan apartemen seharusnya dibarengi dengan kebijakan bagi asing untuk dapat memiliki properti di Indonesia.

Hal ini juga didukung Ketua Jakarta Property Club Hendro S Gondokusumo yang mengatakan, kehadiran asing akan memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat Indonesia dan pemasukan devisa untuk memperkuat ekonomi.

Untuk melengkapi hunian prestius anda di Pantai Mutiara / Muara Karang bisa jadi alternatif adalah The Honey Lady Building untuk kantorĀ  bisnis anda yang satu komplek dengan Emporium Mall Pluit. Lokasi ini adalah lokasi bisnis yang telah didukung oleh Buidling yang cocok untuk sewa kantor di Jakarta / rental office di Jakarta Utara.